Rahasia Agar Bunga Tumbuh Subur Tanpa Menggunakan Pupuk

Anda pecinta bunga? Suka bertanam bunga atau hanya sekedar membeli dan menjadikannya hiasan di rumah, nah blog menanam tanaman kali ini ingin berbagi pengalaman soal bunga, pengalaman ini diceritakan kembali berdasarkan kunjungan tim blog menanam tanaman di Sulawesi Selatan.

Dari kunjungan tim ke salah satu kota di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, ada seorang bapak mantan kapten kapal, sekarang beliau sedang asik memelihara bunga-bunga di halaman, di rumahnya yang sederhana tumbuh beragam bunga.

Bapak Ambo, mengatakan jika sekedar suka dengan bunga saja, tidak akan cukup untuk membuatnya menjadi indah, indah dipandang orang, indah di halaman atau indah dipandang mata sendiri, karena itu menanam bunga adalah kecintaan seluruh jiwa, karena cinta akan keindahan bunga, cinta untuk membuat bunganya tetap hidup, dan cinta memeliharanya dari segala gangguan yang diakibatkan oleh ulah mahluk alam semesta ini.

Selain resep filosofis diatas, memelihara agar bunga tetap hidup juga memiliki trik tersendiri, kata bapak Ambo, merawat bunga tentu saja tidak semata-mata menyiramnya setiap hari, namun juga memberinya kebutuhan jasmani bunga, semisalnya zat yang dibutuhkan untuk tumbuh, dan lain sebagainya.

Bahkan untuk pencahayaan matahari pun bung-bunga ini perlu diperhatikan, bapak Ambo sendiri rutin merotasi bunga-bunganya setiap sekali dalam beberapa bulan.

Seperti yang kita ketahui pada umumnya, apapun tumbuhannya termasuk bunga, membutuhkan salah satunya unsur hara agar fungsi fisiologisnya tetap berjalan dengan baik, untuk mendapatkan unsur hara yang cukup, terkadang kita dengan mudah membelinya di toko pupuk, namun tidak demikian halnya dengan bapak Ambo.

Beliau paling jarang memberikan pupuk instan kepada bunga-bunga kesayangannya, kalaupun ada itupun tidak sesering dan sebanyak yang diberikan orang-orang kebanyakan, karena beliau punya rahasia sendiri, bagaimana caranya memberikan zat hara kepada bunga-bunganya.

Seperti yang diungkapkan bapak Ambo, rahasianya adalah tanah pelapukan, namun tanah pelapukan yang beliau gunakan juga bukan hasil pelapukan tumbuhan sembarangan, tanahnya adalah tanah pelapukan sagu, selama bertahun-tahun bapak Ambo menggunakan sagu sebagai pupuk alami untuk bunga-bunga kesayangannya.

Seperti yang kita ketahui pohon sagu hampir tumbuh diseluruh pelosok Indonesia, dan belahan dunia lainnya, karena itu bagi anda yang ingin agar bunga-bunga kesayangannya tumbuh subur, tidak ada salahnya mencoba memberikan tanah pelapukan sagu ini, karena bapak Ambo sendiri sudah membuktikannya.

Jadi bagi anda yang tidak ingin repot menggali tanah pelapukan sagu, anda juga bisa memesannya kepada bapak Ambo, satu karung ukuran 10 kg dijual sepuluh ribu rupiah, harga yang relatif murah, karena manfaatnya sangat besar untuk pertumbuhan bunga.

(Rumah Bapak Ambo penuh bunga)
Bagaimana pemirsa anda tertarik ? silahkan hubungi bapak Ambo di Kabupaten Luwu, tepatnya di kelurahan tampumia radda, selamat mencoba, sampai jumpa di artikel selanjutnya, salam.

0 comments