Kandungan Buah Jambu Biji

Jambu biji (Guava, Psidium guajava) secara literatur berasal dari Amerika tengah, tanaman ini dapat tumbuh baik didataran rendah maupun di dataran tinggi, umumnya ditanam di pekarangan dan di ladang-ladang, pohon jambu biji merupakan tanaman perdu yang banyak bercabang, tingginya dapat mencapai 12 m, besarnya buah bervariasi dari yang berdiameter 2,5 cm sampai dengan 10 cm.

Jambu yang digemari oleh kebanyakan masyarakat ini umumnya berdaging lunak dan tebal, rasanya manis, berbiji sedikit dan buahnya berukuran besar, beberapa jenis jambu biji yang diunggulkan antara lain jambu pasar minggu, jambu bangkok, jambu palembang, jambu sukun, jambu apel, jambu sari, jambu merah, dan jambu merah getas.

Beberapa jenis jambu biji yang banyak dikenal antara lain :
1. Jambu biji manis
Bentuk buah bulat meruncing ke pangkalnya, kulit buahnya tipis dan jika matang berwarna kuning muda, dagingnya putih, bijinya banyak rasanya manis dan harum baunya.
2. Jambi biji gembos atau jambu biji susu
Bentuk buahnya bulat agak lonjong dengan meruncing kepangkalnya, kulitnya tebal dan jika buah matang berwarna agak kuning, daging buahnya putih, bijinya tidak banyak, rasa kurang manis dan harum baunya.
3. Jambu biji delima
Bentuk buah bulat dan bermoncong dipangkalnya, kulitnya agak tebal, daging warnanya merah, berbiji banyak dan rasanya manis.
4. Jambu biji piit (pipit)
Bentuknya bulat kecil-kecil, kulitnya tipis, buah matang berwarna kuning, daging buahnya putih rasanya manis dan harum baunya.
5. Jambu biji perawas
Bentuk bulat lonjong lebih besar dari empat jenis jambu diatas, kulit tebal, buah matang berwarna kuning, dagingnya merah, bijinya tidak banyak, rasanya agak asam, baunya harum seperti jambu biasanya.
6. Jambu biji sukun
Bentuknya bulat besar, kulit tebal, buah matang berwarna kuning, hampir tidak berbiji, rasanya hambar, harum baunya.

Dari berbagai jenis jambu biji diatas, jambu biji mengandung vitamin C paling tinggi dan juga mengandung vitamin A, dibanding buah-buahan lainnya seperti jeruk manis yang mempunyai kandungan vitamin C 49 Mg/100 g, kamdungan vitamin C jambu biji dua kali lipat, vitamin C ini sangat baik sebagai zat antioksidan, sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal, kandungan vitamin C jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang.

Selain sebagai pemasok andal vitamin C, jambu biji juga kaya serat, khususnya pectin (serat larut air), yang digunakan untuk bahan pembuat gel atau jelly, manfaat penting lainnya adalah untuk menurunkan kolesterol yaitu dengan mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh dan membantu pengeluarannya.

Kandungan vitamin dalam jambu biji
1. Energi : 49,00 kal, kandungan Vitamin A, jumlah 25 SI.
2. Protein : 0,90 gr, kandungan vitamin B1, jumlah 0,05 mg.
3. Lemak : 0,30 gr, kandungan Vitamin B2, jumlah 0,04 mg.
4. Karbohidrat : 12,20 gr, kandungan vitamin C, jumlah 87,00 mg.
5. Kalsium : 14, 00 mg, kandungan Niacin, jumlah 1,10 mg.
6. Fosfor : 28,00 mg, kandungan serat, jumlah 5,60 gr.
7. Besi : 1,10 mg, kandungan air, jumlah 86 gr.

Jambu biji juga mengandung tannin, yang menimbulkan rasa sepat pada buah tetapi juga berfungsi memperlancar pencernaan, sirkulasi darah, dan berguna untuk menyerang virus.

Jambu biji juga mengandung kalium yang berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan dan sel tubuh serta menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah, serta menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), menurut Dr, James cerda dengan memakan jambu biji 0,5 - 1 kg/hari selama empat minggu resiko terkena penyakit jantung akan berkurang sebesar 16 %.

Dalam jambu biji juga ditemukan likopen yaitu zat nirgizi potensial lain selain serat, likopen adalah karatenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang terdapat dalam darah (0,5 mol perliter darah) serta memiliki aktifitas anti oksidan. riset-riset epidemiologis likopen pada studi yang dilakukan peneliti Italia, mencakup 2.706 kasus kangker rongga mulut tekek, khususnya pada jambu biji yang daging buahnya berwarna merah, berbiji banyak dan berasa manis mempunyai efek memberikan perlindungan pada tubuh dari beberapa jenis kangker.

Disamping manfaat jambu biji untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah serta mencegah munculnya kangker, meperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, meningkatkan kesehatan gusi, gigi dan pembuluh kapiler serta membantu penyerapan zat besi dan penyembuhan luka, jambu biji juga berkhasiat anti radang, anti diare dan menghentikan pendarahan, misalnya pada penderita demam berdarah dengue (DHF)

Kandungan kimia daun jambu biji berupa tanin dapat mengawetkan telur ayam ras, tanin akan bereaksi dengan protein yang terdapat dalam kulit telur yang mempunyai sifat menyerupai kolagen kulit hewan sehingga terjadi proses penyamakan kulit berupa endapan berwarna cokelat yang dapat menutup pori-pori telur dan kulit telur tersebut menjadi impermeable (tidak dapat tembus) terhadap has dan udara dan pengawetan telur ayam ras dengan memanfaatkan daun jambu (Psidium guajava L) merupakan biaya pengolahan yang murah dan mutu telur ayam ras bertahan selama lebih kurang satu bulan.

Manfaat Buah jambu Biji
1. Obat diabetes Melitus
Untuk mengobati diabetes berikut caranya :
a. Sediakan satu buah jambu biji setengah masak.
b. Buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian, kemudian rebus dalam 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya, kemudian diminum dua kali sehari, pagi dan sore.
2. Obat penyakit Maag
Caranya ;
a. ambil delapan lembar daun jambu biji segar.
b. rebus daun tersebut didalam 1, 5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring airnya, minum air tersebut tiga kali sehari, pagi, siang, dan sore.
3. Obat sakit perut
Caranya ;
a. sediakan lima lembar daun jambu biji, satu potong akarnya, satu potong kulit dan batangnya
b. rebus dalam 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian saring airnya, air tersebut diminum dua kali sehari, pagi dan sore.
4. Obat sakit perut atau diare pada bayi yang masih menyusui
Caranya ;
a. sediakan jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya
b. kemudian dikunyah oleh ibu yang menyusui anak tersebut. airnya ditelan dan ampasnya dibuang.
5. Obat masuk angin
Caranya ;
a. sediakan sepuluh lembar daun jambu biji yang masih muda
b. satu butir cabai merah
c. tiga buah asam
d. gula kelapa secukupnya
e. garam secukupnya
f. semua bahan diatas direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring dan diambil airnya, minum air saringan tersebut sebanyak dua kali sehari
6. Beser (sering kencing) berlebihan
Caranya ;
a. satu genggam daun jambu biji yang masih muda
b. tiga sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangrai)
c. kedua bahan tersebut diatas direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai mendidih, hingga diperkirakan air rebusan tersebut tinggal satu gelas kemudian disaring, air tersebut diminum setiap tiga jam sekali sebanyak tiga sendok makan
7.Obat prolapsisani
Caranya ;
a. satu genggam daun jambu biji,
b. satu potong kulit batang jambu biji
c. semua bahan diatas direbus bersama dengan dua gelas air sampai mendidih, kemudian disaring airnya,
d. air saringan yang masih hangat tersebut digunakan untuk mengompres selaput lendir pusar pada bayi
8. Obat sariawan
Caranya ;
a. satu genggam daun jambu biji,
b. satu potong kulit batang jambu biji
c. kedua bahan diatas direbus bersama dengan dua gelas air sampai mendidih kemudian disaring airnya, minum air tersebut dua kali sehari
9. Obat sakit kulit
Caranya ;
a. satu genggam daun jambu biji yang masih muda
b. tujuh kuntum bunga jambu biji
c. kedua bahan diatas ditumbuk sampai halus
d. gosok ke bagian kulit yang sakit
10. Obat luka baru
Caranya ;
a. tiga buah pucuk daun jambu biji
b. kunyah daun tersebut sampai halus
c. tempelkan pada bagian luka, khasiatnya agar tidak mengeluarkan darah terus menerus.

menanam tanaman


* Diolah dari berbagai sumber.

0 comments