Penyakit pada tanaman Cabai

Penyakit pada tanaman Cabai
(Gambar : Tanaman Cabe)

Cabai besar merupakan salah satu tanaman hortikultura dataran rendah tropik, nilai tanaman ini sebagian besar tergantung pada ukuran dan kualitas buahnya. Untuk produksi komersil, varietas Farmer's green sangat berhasil ditempat dataran rendah. jenis cabai yang lain adalah cabai pedas, dalam taksonominya cabai pedas tropika cukup membingungkan, umumnya mereka dianggap berasal dari salah satu atau lebih dari tiga spesies. "Capsicum annum", "Capsicum frutescens" dan "Capsicum sinense".

Dalam kondisi yang terlalu basah di persemaian, penyakit rebah-semai dan busuk akar mampu menyebar dengan pesat, sehingga dalam pengendaliannya diperlukn fungisida dengan spektrum lebar, penyakit ini disebabkan oleh "Phytium spp" dan "Rhizoctonia spp".

Penyakit cabai yang paling berbahaya didataran rendah tropika adalah penyakit layu bakteri (Pseudomonas solanacearum), dan dengan ketiadaan higienedan pergiliran penyakit ini akan cepat berkembang, penyakit bakteri lain yang secara lokal merusak adalah penyakit bercak daun dan bercak buah bakteri, disebabkan oleh "Xanthomonas campetris patovar vesicatoria".

Penyakit lain disebabkan oleh virus, adalah penyakit mosaic virus, mampu menyebar luas dalam pertanaman, menyebabkan klorosis, pemuntiran daun, pengurangan hasil cukup besar, tanaman yang terinveksi saat muda hasil buahnya sangat sedikit atau bahkan tidak menghasilkan buah sama sekali. Virus ini ditularkan melalui serangga afid secara mekanis.

Nematoda juga menjadi salah satu penyebab penyakit kerdil pada batang cabai, kehadiran nematoda mampu meningkatkan serangan bakteri pada tanaman cabai, terutama penyakit layu.