Aplikasi dan Penempatan pupuk

*Cara penempatan pupuk tanaman

Banyak petani yang telah memberikan takaran nitrogen, fosfor dan kalium yang telah dianjurkan untuk mendapatkan hasil yang tinggi, namun dikecewakan oleh tanggapan tanaman terhadap pupuk tersebut.

Nederlands: Foto. Theetuinen, Tanaman Baroe
Nederlands: Foto. Theetuinen, Tanaman Baroe (Photo credit: Wikipedia)
Terkadang petani menyalahkan pupuk yang telah diberikan, dimana hal ini dapat menyebabkan penolakan terhadap suatu bahan tertentu yang sebenarnya tidak menyebabkan tanggapan jelek tersebut.

Cukup sering kegagalan panen tersebut diakibatkan karena kegagalan mengendalikan gulma yang mungkin dipacu oleh pupuk, tetapi dari banyak pengalaman kegagalan tersebut disebabkan karena tidak benarnya aplikasi atau penempatan pupuk. 

Tujuan penempatan pupuk adalah untuk menaruh hara tanaman dalam jangkauan akar tanaman, tetapi juga tidak terlalu dekat yang dapat menyebabkan kerusakan, dan juga untuk menjamin jumlah yang cukup dari semua unsur yang diperlukan tersedian bagi tanaman, tetapi tidak dipasok secara berlebihan agar menghindari kehilangan akibat fiksasi atau pencucian oleh air hujan.

Pupuk dapat diberikan dengan beberapa cara:

Penyebaran merata (broadcasting).
Pupuk disebar merata diseluruh permukaan lahan, ini dapat dilakukan sebelum atau sesudah pembajakan.

Pemupukan lajur.
Cara ini memungkinkan kita mengurangi takaran yang diberikan dibandingkan dengan cara penyebaran merata.

Pemupukan penutup tanah.
Cara ini memberi kesempatan mengurangi banyaknya pupuk yang diperlukan untuk mengusahakan tanaman perdagangan (cash crop), karena tanaman penutup tanah tersebut mencerna terlebih dahulu hara tanaman juga mengikat nitrogen (tanaman legum).

Pemupukan samping (side dressing).
Untuk tanaman yang ditanam dalam baris atau tersebar, pupuk seringkali lebih efektif jika diberikan dalam larikan di samping barisan atau di sekeliling lubang tanam.

Pemupukan susulan (top dressing).
Karena tanaman hanya memerlukan sejumlah kecil pupuk ketika masih muda, sering dianggap lebih jika hanya memberikan sebagian pupuk diwaktu tanam dan memberikan sisanya sebagai pupuk susulan dikemudian hari dimasa pertumbuhannya.

Pemupukan lewat air irigasi.
Cara ini umumnya lebih mudah dan biasanya dapat memberikan hasil yang cepat.

Penggunaan larutan.
Larutan pemula tanaman (plant starter solution) sering diperlukan untuk memberikan dorongan awal pertumbuhan bibit atau biji. 

Penggunaan semprotan daun.
Pada periode setelah hujan deras dan pencucian tanah, semprotan daun sering sangat penting untuk memasukkan hara yang kurang dalam tubuh tanaman secara cepat, terutama untuk urea dan unsur-unsur hara mikro.

Penggunaan gas.
Amonia nirair (anhydrous) digunakan dengan cara ini, biasanya diberikan pada kedalaman 15 cm dalam tanah, dan sering kali sebelum tanam atau jika tidak diberikan di tengah-tengah antara baris-baris tanaman, cara ini sebenarnya tidak biasa digunakan di daerah tropika yang sedang berkembang.

"Hanya empat cara pertama dari cara pemberian pupuk di atas yang penting dalam usaha pertanian sayuran. Mintakat perakaran semua tanaman harus memiliki jumlah hara tanaman yang cukup dalam keseimbangan yang benar untuk memberikan hasil yang maksimum, untuk tanaman yang ditanam setiap tahun atau lebih sering (seperti halnya pada kebanyakan pertanaman sayuran), fosfat alam, kalium dan kapur dapat disebar merata sebelum tanam dalam jumlah yang cukup untuk membuat seluruh lapisan olah dari tanah mencapai tingkat minimum bagi pemasokan tanaman dengan bahan ini dalam jumlah yang cukup".
Karena pentingnya pemupukan tanaman sebagai bagian dari mengusahakan pertanaman yang baik, guna menghasilkan produksi tanaman yang banyak, maka proses pemupukan tanaman harus dilakukan dengan baik dan benar.

Aplikasi dan Penempatan pupuk
(Ilustrasi, pupuk urea)
Proses penempatan pupuk yang baik dan benar tentu saja berbeda untuk setiap jenis tanaman, maka itu perlu pula dipelajari masing-masingnya, agar pemakaiannya sesuai dengan takaran dan menghasilkan panen yang melimpah, dengan pemakaian pupuk yang sesuai takaran sesungguhnya juga bagian dari rahasia membuat produksi buah tanaman meningkat, seperti rahasia membuat tanaman cabe berbuah lebat selebat-lebatnya pada artikel kami yang lain, demikian pembahasan kita tentang cara penempatan pupuk tanaman, sampai jumpa dipembahasan selanjutnya.

Salam ...