Menanam Jagung Manis

Sebelumnya kita telah membahas cara menanam jagung skala besar dimana cara tanam dapat anda lihat di sini. Teknik tanam jagung manis sama saja dengan menanam jagung unggul (hibrida, pioner, bisi, NK dan lain-lain). Perbedaannya hanya terletak pada skala tanam saja, dimana tanaman jagung manis ini sulit dibudidayakan dalam skala besar mengingat permintaan terhadap jagung ini lebih kecil bila dibandingkan dengan permintaan terhadap jagung untuk pakan ternak (jagung biasa). Pangsa pasar jagung manis ini kebanyakan pada jagung muda saja, sedangkan biji jagung manis tua kurang cocok untuk dijadikan pakan ternak. Permintaan masyarakat akan jagung muda tidaklah begitu besar karena fungsinya hanya sebagai makanan sampingan (cemilan).

Bibit jagung manis sangat mudah didapatkan di toko pupuk di daerah anda, jika di sana tidak ada anda bisa menghubungi kami agar kami bisa bantu membelikannya dengan syarat anda membayar harga bibit dan juga ongkos kirim ke daerah anda.

Jika anda ingin menanam jagung manis alangkah baiknya ditanam hanya sebagai tanaman sela saja (bukan tanaman utama), terkecuali anda ingin menanamnya di pekarangan atau kebun yang kecil maka jagung manis ini bisa anda jadikan sebagai komoditi utama di kebun anda. Sebenarnya ada keuntungan lain pada budidaya jagung manis ini, dimana tangkai atau batangnya dapat juga dijual sebagai pakan ternak dimana per 10 Kg saat ini dihargai Rp 10.000. Jadi setelah anda memanen jagung muda anda sebaiknya batangnya juga anda panen dan jual ke peternak sapi. Batang jagung ini sangat cocok untuk pakan ternak terutama sapi perah.

Adapun cara menanam jagung manis sebagai berikut:
  • Siapkan bibit jagung manis, banyak sekali jenisnya saat ini dan semua hasilnya tidak jauh berbeda.
  • Buat lobang diameter 5 cm dengan kedalaman 10 cm dengan jarak 40 – 50 cm.
  • Isi tiap-tiap lobang dengan 2 butir bibit jagung manis
  • Timbun lobang dengan tanah hingga rata dengan tanah sekitarnya.
  • Jika anda menanam pada musim kemarau siram sedikit tanah sekitar lobang tersebut.
  • Setelah umur 3 minggu lakukan pemupukan, cukup urea + TSP saja.
  • Minimal sekali 2 minggu lakukan pemupukan.
"Jika anda menanam jagung di pekarangan yang tidak begitu luas anda juga bisa menanamnya di polybag dengan sistem hidroponik. Biasanya jagung yang ditanam secara hidroponik di polybag pohonnya akan lebih rendah daripada ditanam di tanah. Namun hasilnya sama saja, dan masa panennya juga sama. Salah satu jagung manis yang paling populer saat ini adalah baby corn".

Itulah cara menanam jagung manis yang dititik beratkan pada analisa budidaya jagung, sehingga tidak dianjurkan tanaman jagung manis ditanam sebagai tanaman pokok pada pertanian yang luas. Semoga artikel menanam jagung ini bermanfaat dan membantu anda.