Thursday, August 1, 2013

Teknik Budidaya Tanaman Kakao Unggul

Teknik budidaya tanaman kakao kita saat ini bisa dikatakan kurang ekonomis, karena hasil buah kakao (cokelat) yang dihasilkan masih jauh dari hasil kakao unggul. Untuk itu sebagai petani kakao saya sangat menganjurkan agar semua pembaca blog ini mulai berfikir untuk mengganti tanaman kakao mereka dengan bibit unggul hasil persilangan dengan teknik sambung. Kakao hasil sambung ini terbukti telah meningkatkan produksi kakao di kebun petani di daerah saya.

Teknik budidaya kakao konvensional
Selama ini kita membudidayakan kakao dengan cara menyemai biji kakao tua dan menjadikannya sebagai bibit untuk kebun kita. Ternyata cara ini hasilnya kurang begitu memuaskan, cara terbaru yang diterapkan masyarakat petani di kawasan Sumatara Utara khususnya Asahan dan Kab Karo adalah dengan menanam bibit yang diperoleh dari teknik sambung. Dimana pondasi bibit (akar) diambil dari biji yang disemai, dan untuk pohon keatas dipakai tunas kakao yang berproduksi tinggi dan memiliki kuaitas biji yang baik (berat biji yang bagus).

Umumnya untuk mendapatkan kakao kering 1 KG petani kita membutuhkan 20 buah kakao tua (masak) dengan teknik kakao sambung ini petani sudah bisa mendapatkan 1 KG kakao kering dari 10 – 12 buah kakao tua saja.

Teknik menyambung kakao yang benar (okulasi)
  • Semaikan biji kakao yang berkualitas baik
  • Biarkan biji tersebut tumbuh menjadi bibit kakao setinggi 20 Cm
  • Setelah tinggi bibit semai tersebut mencapai 20 Cm cari tunas kakao unggul yang ada di daerah anda ( berat bijinya bagus dan buahnya banyak).
  • Setelah anda mendapatkan tunas calon bibit unggul, potong bibit semai kakao yang kita tanam di dahan pertama (tempat tumbuh daun pertama) lalu sambung dengan tunas kakao yang terbukti unggul tersebut.
  • Tutup sambungan dengan isolasi, pangkas daun dan tutup pangkasan daun dengan plastik.
  • Biarkan okulasi kakao (sambung) tersebut tumbuh hingga setinggi 30 Cm baru ditanam di kebun kakao.

Cara atau teknik budidaya pembibitan kakao diatas mungkin akan agak merepotkan bagi sebahagian orang, untuk simpelnya anda bisa mendapatkan kakao unggul tersebut dengan menghubungi author blog ini, saat tulisan ini diturunkan harga bibit kakao unggul ini sekitar Rp 15 ribu / pokok, harga mungkin bisa turun jika anda memesan dalam jumlah banyak (sialahkan bernegosiasi dengan pihak pembibitan), saya akan memberikan nomor HP-nya kepada anda (hanya bagi petani yang serius).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...